Pindang Iga Blimbing Wuluh

Ini makanan favorit selama suka kulineran di jakarta. Tempat yg paling oke banget adalah di Tjikini, pindang iganya enak banget nget.. Tapi, rada mahal gt sih buat saya.. 1 porsinya 50k (kalau belum naik). Jadi wlpn doyan banget, sebisa mungkin ngerem-ngerem, klo ga jebol bok kantong. Huahahaha.. Akhirnya gimana caranya biar nih kantong ga jebol tpi lidah ttp bergoyang. Beli iga itu udah pasti, secara saya nyetok di kulkas lauk-lauk buat makan sebulan hihi.. Tapi yg paling susah adalah menemukan blimbing wuluh, jarang bgt yang jual deh ini. Akhirnya, rejeki datang lewat mertua, kmrn ke rumah mertua dibekelin blimbing wuluh seplastik. Sepulang dr sana langsung membabi buta harus buat pindang iga. Resepnya saya ambil dari http://cintaresep.wordpress.com. Saya modifikasi dikit dengan nambahin blimbing wuluhnya. Biar asem-asem seger gitu. Ini dia resepnya : Pindang Iga Blimbing Wuluh RESEP PINDANG IGA SAPI

Bahan :

250 gr iga sapi, potong sesuai ruasnya

250 gr daging sapi

1500 ml air

45 gr bumbu dasar kuning, lihat resep dibawah

3 lembar daun salam

2 batang serai, memarkan

4 lembar daun jeruk, robek2

2 cm lengkuas, memarkan

2 cm jahe, memarkan

6 sdm kecap manis

1 sdt merica bubuk

1 sdm air asam jawa

2 buah cabai jablay, iris

1 buah tomat muda yang masih hijau, potong 4 memanjang

6 buah blimbing wuluh, iris

Daun bawang secukupnya, iris

Bahan bumbu dasar kuning :

4 siung bawang merah

2 siung bawang putih

1 ruas kunyit, bakar

1/2 sdt garam

1/2 sdt merica butiran

1 1/2 sdm minyak goreng

1 1/2 sdm air

Cara membuat bumbu dasar kuning :

1. campur bawang merah, bawang putih, kunyit, garam, merica, dan air, haluskan

2. tumis bumbu hingga air menyusut, masukkan minyak goreng, daun salam, daun jeruk, serai jahe, dan lengkuas. tumis hingga harum dan matang

Cara membuat pindang iga sapi : 

1. rebus iga bersama bumbu dasar kuning, hingga iga empuk, sebaiknya menggunakan presto selama 1 jam. Soalnya dulu pernah presto cuma 45 menit masih keras iganya

2. masukkan kecap manis, garam, air asam jawa, dan merica bubuk, aduk sebentar. Tambahkan cabai jablay, tomat, daun bawang dan blimbing wuluh, aduk rata

3. sajikan hangat Dan pas jadi, langsung gabisa nahan hasrat makan.

Abe juga suka, dan mau jg ngegado blimbing wuluhnya (soalnya awalnya nolak-nolak gt) Pantes aja ya harganya muahal, soalnya ternyata ngerebus iga supaya mateng spend waktu banget wlpn itu sudah pake panci presto loh ya. Happy cooking, wife!

Menebar Amal Lewat Blog

imageI’m so surprised waktu di tag di Path sama temen SMA saya!!! Pernah berfikir bisa menebar kebaikan dan amal dari blog? ENGGA! Semua berawal dari postingan  Kegiatan Ramadhan mengunjungi Pesantren di Cirebon ini. Iya, niatnya memang share ke orang-orang bahwa masih ada panti asuhan yang membutuhkan bantuan. Tidak menyangka ternyata imbasnya segitu besar.

Kebetulan tahun kemarin, saya lebaran di Bekasi, jadi gabisa ikutan acara Ramadhan bareng temen kelas di SMA yang alhamdulillah udah 2 tahun ini berusaha bikin acara santunan. Kembali lagi ke panti asuhan yang kami santuni di tahun sebelumnya, ternyata sudah banyak berubah, menjadi jauh-jauuuuhh lebih baik. Salah satunya, karena postingan saya yang dulu itu.

Ya Allah, rasanya terharu.. Jujur saya sampai menangis begitu tau berita itu. Merasa bahwa hal sesepele ini, bisa memberikan efek yang begitu besar. Memberikan manfaat buat adik-adik yang ada di panti, buat pemilik panti, buat pemberi santunan, menjadi ladang amal bagi mereka dan insyaAllah juga untuk saya.

Dari Abdullah bin Amr radhiyallahu ta’ala ‘anhu, bahwa Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

بَلِّغُوا عَنِّى وَلَوْ آيَةً

“Sampaikanlah dariku walau hanya satu ayat” (HR. Bukhari)

Vintage Invitation Digital

Mari lanjut lagi…

Yoih , masih soal wedding preparation, dan masih soal undangan ini bab ke-3 setelah 2 postingan sebelumnya soal Ucapan terima kasih dan Undangan Fisik.  Banyak yaa.. iya banyak, tp nikmatin aja dalam tiap proses buatnya. Iya, kudu dinikmatin soalnya saya design sendiri buat sendiri nyahahahaa… *berasa kurang kerjaan*

Undangan digital? Sekarang kayanya wajib bin harus untuk buat undangan dalam bentuk digital, karena komunikasi ke teman-teman kita sering kali via social media, ataupun messenger. Entah karena jarak, atau memang karena alasan simple. Biasanya sih undangan digital ini kita kasih ke temen-temen seumuran, karena kalau ke undangan orang tua rasanya kurang sopan aja mengundang dalam bentuk digital.

Ini playground kita Heiiii…wahai calon pengantin. Kyaaaaahahaha.. Iya, soalnya biasanya di undangan digital ini kita bisa berekspresi. Tetap ya, harus satu tema sama undangan fisiknya (ya walaupun ini saya gak setema bgt).

Digital Wedding Invitation Abe Biu

  • Ide : Khusus ini, saya terinspirasi dari salah satu poster yang gak sengaja saya lihat di social media. Awalnya mau shabby chic gitu , tp kok kesannya feminim banget. Ga tega sama Abe waktu dia mau ngeshare ini ke temen-temennya. Mau siluet? Kayanya itu juga udah banyak dan musiman saat itu banget. Alhamdulillah pas kasih liat ini sama Abe, dia juga langsung naksir. Maskulin dikit.
  • Elemen : Cari sendiri, googling sendiri.. Di pas-pasin deh, entah ada berapa file deh itu di laptop sebagai sumber gambar hahaha
  • FOTO : Eh itu prewed yah Mar? Tentu tidaakkk.. Kita berdua gak pernah prewed hahaha.. Tapi kok itu bisa pas sama tema-nya, coklat-coklat gt? Iya ini gak sengaja sama Abe waktu ngedate di Dua Nyonya Restaurant, iseng foto sendiri-sendiri. Eeeehh taunya pas donggg temanya hahaha. Jadi aja dicomot.

Akhirnya jadi deh, dengan peluh yang sangat amat. Dengan semangat yg tak pernah putus, cailaahhh.. Iya, Abe suka, saya apalagi.. keringatnya terbayar! Yang mau dibuatin dengan tema yang sama, atau dengan gambar yg sama, boleh kokk ngobrol-ngobrol dlu via email. Email me : mariana.doang@gmail.com

Keep spirit calon pengantin!

Turning 26.

26.

Cake dari Papa Mertua dan Mama Mertua

Cake dari Papa Mertua dan Mama Mertua

 

Tahun lalu ngepost Life Starts at 25. Tahun ini alhamdulillah turns to 26. Tidak ada perayaan, tidak ada kehebohan, lebih khidmat.  Abe, jadi orang pertama yang ngucapin selamat ulang tahun, dengan rangkaian doanya yang tulus dan hadiahnya yang sangat-sangat luar biasa (antimainstream) dan lebih dari kata/benda romantis apapun. Hihihii…

1 dari 2 buah doa tahun lalu, alhamdulillah terkabul. Dan 1 doa lagi masih menunggu waktu untuk terkabul (segera). Sebuah perjalanan rohani adalah hadiah terbaik dari Allah tahun ini, yang menjadi jawaban dari segala pertanyaan.  Syukur Alhamdulillah.

Trus apa yang lagi yang dipengenin? Hanya berharap menjadi sangat dekat dengan Allah, yang insyaAllah itu akan menjadi pintu bagi segala keberkahan dan kebahagiaan baik dunia maupun akhirat.

Thanks Allah for today, for everything.. That I can find my self, I walk too far. So it’s time for me to come back ‘home’.

Handmade : Ucapan Terima kasih

Mari kita lanjutkan pembahasan mengenai undangan yah (((masih dong))). Hihihihhi…Yaiya dong, kan kemarin masih bahas soal undangan fisik handmade yahhh.. Jadi saat kita ingin membuat undangan sendiri, ada beberapa hal yang harus kita siapkan :

  • Undangan Fisik → Ini bagian terpenting, karena ini yang nantinya akan disebarkan
  • Peta → Inget ya, peta ini gausah pusing difikirkan karena biasanya kalau pesan undangan pake vendor, mereka akan bantu membuatkan. Berhubung handmade, ya harus buat sendiri.. syukur2 kalau udah banyak yg buat dan bisa googling.
  • Ucapan Terima Kasih → biasanya, ini bonus dari vendor undangan yang buat ditempel ke
  • Kupon Tukar Souvenir → ini tentatif, kalau memang ingin ada bisa dibuat, tp kalau gak juga gapapa. Fungsinya sih ini supaya souvenir gak habis sebelum waktunya. 1 kupon , untuk 1 undangan. Menghindari ketidakenakan saat ada ibu-ibu tiba2 datang minta 2 anaknya dapet souvenir semua. Bisa ludes itu mahhh.. hihihi

Karena undangan fisik udah ada dipostingan Rustic vintage Handmade Wedding Invitation sebelumnya yaa.. Sekarang saatnya ucapan terima kasih. Ini desain dibantuin sama Cita sih , salah satu sahabat saya. Saya suka banget sama hal-hal vintage, dan JAR ini identik dengan sesuatu yang berbau vintage. Ini idenya sebenernya terinspirasi dari salah satu blogger, yang juga emang buat ucapan terima kasih sendiri. Lupa tapi nama blognya hihihi…

Ucapan Terima Kasih Abe Biu

Kalau kupon tuker souvenir, kartu fisiknya udah ilang euy.. gak bersisa. Masih ada sih desainnya. Ini diaaaa… Nah, bayangkan aja desain dibawah ini menggunakan kertas yg sama kaya gambar yg di atas yaaa~~Kupon Souvenir Abe Biu

Yups, itu dia bahasan soal ucapan terima kasih dan kupon souvenir.  Next post weddding invitation digital yaaa… Semisal butuh bantuan buat bikin kartu ucapan terima kasih atau kupon tukar souvenir. Kindly place here : mariana.doang@gmail.com

Rustic vintage handmade wedding invitation

Halohaaa bridezilla..

#eaaaa

hahaha, iya awalnya mau banget postingan printilan pernikahan saya sebulan setelah menikah, nyatanya udah hampir 4 bulan nikah, postingan soal wedding preparation belum juga muncul di blog kesayangan ini. Oke, langsung aja yaaa.. I will tell you about my last wedding preparation.

FIRST : WEDDING INVITATION (FISIK)

Kebetulan, saya dan Abe suka banget sama hal yang vintage-vintage. Jadi desain undangan pun maunya temanya begitu. Googling lah, cari-cari vendor undangan yang bisa mewujudkan mimpi kami.  Kalau dibilang susah bgt nemu vendor yang nyediain undangan dengan tema vintage, terutama RUSTIC VINTAGE.

Beberapa kali ngobrol sama vendor undangan, mereka rata-rata bilang desain undangan saya ini ajaib karena jarang ada yang mau bikin undangan kaya gini. Pernikahan kami cuma ngundang 250 orang sajah, dikurangin temen-temen yang dikirimin undangan digital jadi sekiranya cuma butuh 200 undangan fisik. Pas ditanya harganya berapa undangan dengan model dan jumlah itu, mengejutkan.. ada yang kasih harga 13.000-17.000!! Ish, mahal kaliiiiii….Kebetulan budget kami gak segitu, alias minim banget untuk undangan.

Akhirnya diskusi lagi lebih jauh.. Jadi gimana? Mau tetep RUSTIC VINTAGE apa gak? Jawabannya IYA! Trus solusinya apa?

Kita buat undangannya sendiri yuk!

NEKAT? Iyes banget, kenapa? Karena saat itu di kantor jujur aja saya lagi benar-benar overload. Semenjak 3 bulan sebelum pernikahan, saya wara-wiri ke luar kota, lembur hampir setiap hari. Jadi waktu buat ngerjain wedprep ini ya cuma sabtu-minggu, atau sepulang kerja. Tapi gapapa lah, nekat aja, yang insyaAllah bisa kelar.

Alhamdulillahnya saya dikit-dikit bisa desain lah.. jadi semua detail undangan saya desain sendiri pake Photoshop, undangan bagian depan, bagian dalam (inti undangan) bahkan PETA lokasi pernikahan pun saya buat sendiri.. hahaha, maklum buat undangannya gak di percetakan yg bisa sekalian buatin peta lokasinya. Aaaak, hampir gila saya nyelesein undangan ini deh.

Alhamdulillahnya lagi, waktu itu punya calon suami yang care dan perhatian banget, kita berdua bagi tugas. Abe tugas nyari kertas, pita, dan percetakan yang sanggup nyetak di kertas ini. Sempet dapet kendala, karena harga renda itu bener-bener mahal, dan kalau dihitung-hitung malah jadi overbudget.

Akhirnya cerita sama Mama klo lagi kesulitan cari renda yg murah, Alhamdulillahnya lagi rejeki kami ternyata Mama saya di Cirebon punya 2 gulung renda warisan dari Nenek. Jadilah renda itu dikirim langsung dari Cirebon.

Ya Allah, bener-bener super ketolong banget, dan banyak keajaiban-keajaiban yg terjadi (wlpn sebenernya penuh drama amarah dan air mata). Hueehhh… Dan alhamdulillah, jadilah undangan RUSTIC VINTAGE pernikahan kami.

AbeBiu's wedding invitation

SUPER DUPER LOOOOVEEEEEEEE it! ♥♥♥♥

Our wedding invitation’s dream come true!

Mulai dari desain via photoshop, print prototype, bahkan sampei revisi berkali-kali soal font dan pemilihan gambar. Cari kertas, pita, renda, plastik, dan sticker tom jerry yg ukurannya gak biasa. Pake ada acara drama bareng orang percetakan lah. Ini dia 200 tumpuk undangan mentah dari percetakan.

Kertas undangan Abe Biu

Kebayang dong ada 200 lembar yang harus ditempelin renda? Saya mengerahkan resource yg bisa dimanfaatkan hahaha.. berkat 5 orang (Saya, abe, Kaka Saya, Yuli dan Dygta) alhamdulillah dalam beberapa jam, renda-renda sudah tertempel rapih di kertas undangan kami. Walaupun masih ada PR mitain dan mlastikin undangannya yg saya kerjakan setiap pulang kerja sampei jam 11 malam hihihi.. Tapi terbayar kook!! Senang-senang – senaaannnggg!

Kroyokan undangan AbeBiu

Yeay, undangannya jadi!

Buat yang mau nikah, dan pengen punya undangan kawinan RUSTIC VINTAGE kaya yang saya dan Abe buat, boleh kok kontak kami.. Place your order : mariana.doang@gmail.com

Strawberry Mangoo Smoothies

Sedih deh, ternyata mangga skrng udah gak musim lagi. Padahal mangga itu salah satu buah yg kalau di jus selalu enak dan menyegarkan.  Berkuranglah jenis varian jus yang bisa dibuat. Hiks. Waktu itu pagi-pagi iseng banget bermaksud buat bikin layering juice. Dan ini susah yaaahh.. nuangnya gak pake ilmu, jadilah berantakan gini hihiih..

Strawberry Mangoo Smoothies

Mangoo Strawberry Smoothies

Bahan :

  1. Mangga dan Strawberry masukan dalam freezer biar agak crunchy
  2. Yoguhrt Strawberry
  3. Susu kental manis

Cara membuat :

  • Jus mangga, bisa ditambahkan susu kental manis kalau emang dirasa kurang manis
  • tuang jus mangga ke dalam gelas
  • Jus strawberry dicampur dengan yoguhrt
  • tambahkan lagi jus strawberry ke dalam gelas. Untuk kali ini kudu ekstra hati-hati yaa..Biar gak berantakan.
  • Masukkan kulkas biar makin dingin, dan sajikan.

Menurut abe, dia suka banget jus yg dilayer gini ketimbang malemnya, saya buatin jus mangga stroberi yang keduanya dicampur. Hooho.. Keep juicy!