Menebar Amal Lewat Blog

imageI’m so surprised waktu di tag di Path sama temen SMA saya!!! Pernah berfikir bisa menebar kebaikan dan amal dari blog? ENGGA! Semua berawal dari postingan  Kegiatan Ramadhan mengunjungi Pesantren di Cirebon ini. Iya, niatnya memang share ke orang-orang bahwa masih ada panti asuhan yang membutuhkan bantuan. Tidak menyangka ternyata imbasnya segitu besar.

Kebetulan tahun kemarin, saya lebaran di Bekasi, jadi gabisa ikutan acara Ramadhan bareng temen kelas di SMA yang alhamdulillah udah 2 tahun ini berusaha bikin acara santunan. Kembali lagi ke panti asuhan yang kami santuni di tahun sebelumnya, ternyata sudah banyak berubah, menjadi jauh-jauuuuhh lebih baik. Salah satunya, karena postingan saya yang dulu itu.

Ya Allah, rasanya terharu.. Jujur saya sampai menangis begitu tau berita itu. Merasa bahwa hal sesepele ini, bisa memberikan efek yang begitu besar. Memberikan manfaat buat adik-adik yang ada di panti, buat pemilik panti, buat pemberi santunan, menjadi ladang amal bagi mereka dan insyaAllah juga untuk saya.

Dari Abdullah bin Amr radhiyallahu ta’ala ‘anhu, bahwa Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

بَلِّغُوا عَنِّى وَلَوْ آيَةً

“Sampaikanlah dariku walau hanya satu ayat” (HR. Bukhari)

Vintage Invitation Digital

Mari lanjut lagi…

Yoih , masih soal wedding preparation, dan masih soal undangan ini bab ke-3 setelah 2 postingan sebelumnya soal Ucapan terima kasih dan Undangan Fisik.  Banyak yaa.. iya banyak, tp nikmatin aja dalam tiap proses buatnya. Iya, kudu dinikmatin soalnya saya design sendiri buat sendiri nyahahahaa… *berasa kurang kerjaan*

Undangan digital? Sekarang kayanya wajib bin harus untuk buat undangan dalam bentuk digital, karena komunikasi ke teman-teman kita sering kali via social media, ataupun messenger. Entah karena jarak, atau memang karena alasan simple. Biasanya sih undangan digital ini kita kasih ke temen-temen seumuran, karena kalau ke undangan orang tua rasanya kurang sopan aja mengundang dalam bentuk digital.

Ini playground kita Heiiii…wahai calon pengantin. Kyaaaaahahaha.. Iya, soalnya biasanya di undangan digital ini kita bisa berekspresi. Tetap ya, harus satu tema sama undangan fisiknya (ya walaupun ini saya gak setema bgt).

Digital Wedding Invitation Abe Biu

  • Ide : Khusus ini, saya terinspirasi dari salah satu poster yang gak sengaja saya lihat di social media. Awalnya mau shabby chic gitu , tp kok kesannya feminim banget. Ga tega sama Abe waktu dia mau ngeshare ini ke temen-temennya. Mau siluet? Kayanya itu juga udah banyak dan musiman saat itu banget. Alhamdulillah pas kasih liat ini sama Abe, dia juga langsung naksir. Maskulin dikit.
  • Elemen : Cari sendiri, googling sendiri.. Di pas-pasin deh, entah ada berapa file deh itu di laptop sebagai sumber gambar hahaha
  • FOTO : Eh itu prewed yah Mar? Tentu tidaakkk.. Kita berdua gak pernah prewed hahaha.. Tapi kok itu bisa pas sama tema-nya, coklat-coklat gt? Iya ini gak sengaja sama Abe waktu ngedate di Dua Nyonya Restaurant, iseng foto sendiri-sendiri. Eeeehh taunya pas donggg temanya hahaha. Jadi aja dicomot.

Akhirnya jadi deh, dengan peluh yang sangat amat. Dengan semangat yg tak pernah putus, cailaahhh.. Iya, Abe suka, saya apalagi.. keringatnya terbayar! Yang mau dibuatin dengan tema yang sama, atau dengan gambar yg sama, boleh kokk ngobrol-ngobrol dlu via email. Email me : mariana.doang@gmail.com

Keep spirit calon pengantin!

Turning 26.

26.

Cake dari Papa Mertua dan Mama Mertua

Cake dari Papa Mertua dan Mama Mertua

 

Tahun lalu ngepost Life Starts at 25. Tahun ini alhamdulillah turns to 26. Tidak ada perayaan, tidak ada kehebohan, lebih khidmat.  Abe, jadi orang pertama yang ngucapin selamat ulang tahun, dengan rangkaian doanya yang tulus dan hadiahnya yang sangat-sangat luar biasa (antimainstream) dan lebih dari kata/benda romantis apapun. Hihihii…

1 dari 2 buah doa tahun lalu, alhamdulillah terkabul. Dan 1 doa lagi masih menunggu waktu untuk terkabul (segera). Sebuah perjalanan rohani adalah hadiah terbaik dari Allah tahun ini, yang menjadi jawaban dari segala pertanyaan.  Syukur Alhamdulillah.

Trus apa yang lagi yang dipengenin? Hanya berharap menjadi sangat dekat dengan Allah, yang insyaAllah itu akan menjadi pintu bagi segala keberkahan dan kebahagiaan baik dunia maupun akhirat.

Thanks Allah for today, for everything.. That I can find my self, I walk too far. So it’s time for me to come back ‘home’.

Handmade : Ucapan Terima kasih

Mari kita lanjutkan pembahasan mengenai undangan yah (((masih dong))). Hihihihhi…Yaiya dong, kan kemarin masih bahas soal undangan fisik handmade yahhh.. Jadi saat kita ingin membuat undangan sendiri, ada beberapa hal yang harus kita siapkan :

  • Undangan Fisik → Ini bagian terpenting, karena ini yang nantinya akan disebarkan
  • Peta → Inget ya, peta ini gausah pusing difikirkan karena biasanya kalau pesan undangan pake vendor, mereka akan bantu membuatkan. Berhubung handmade, ya harus buat sendiri.. syukur2 kalau udah banyak yg buat dan bisa googling.
  • Ucapan Terima Kasih → biasanya, ini bonus dari vendor undangan yang buat ditempel ke
  • Kupon Tukar Souvenir → ini tentatif, kalau memang ingin ada bisa dibuat, tp kalau gak juga gapapa. Fungsinya sih ini supaya souvenir gak habis sebelum waktunya. 1 kupon , untuk 1 undangan. Menghindari ketidakenakan saat ada ibu-ibu tiba2 datang minta 2 anaknya dapet souvenir semua. Bisa ludes itu mahhh.. hihihi

Karena undangan fisik udah ada dipostingan Rustic vintage Handmade Wedding Invitation sebelumnya yaa.. Sekarang saatnya ucapan terima kasih. Ini desain dibantuin sama Cita sih , salah satu sahabat saya. Saya suka banget sama hal-hal vintage, dan JAR ini identik dengan sesuatu yang berbau vintage. Ini idenya sebenernya terinspirasi dari salah satu blogger, yang juga emang buat ucapan terima kasih sendiri. Lupa tapi nama blognya hihihi…

Ucapan Terima Kasih Abe Biu

Kalau kupon tuker souvenir, kartu fisiknya udah ilang euy.. gak bersisa. Masih ada sih desainnya. Ini diaaaa… Nah, bayangkan aja desain dibawah ini menggunakan kertas yg sama kaya gambar yg di atas yaaa~~Kupon Souvenir Abe Biu

Yups, itu dia bahasan soal ucapan terima kasih dan kupon souvenir.  Next post weddding invitation digital yaaa… Semisal butuh bantuan buat bikin kartu ucapan terima kasih atau kupon tukar souvenir. Kindly place here : mariana.doang@gmail.com

Rustic vintage handmade wedding invitation

Halohaaa bridezilla..

#eaaaa

hahaha, iya awalnya mau banget postingan printilan pernikahan saya sebulan setelah menikah, nyatanya udah hampir 4 bulan nikah, postingan soal wedding preparation belum juga muncul di blog kesayangan ini. Oke, langsung aja yaaa.. I will tell you about my last wedding preparation.

FIRST : WEDDING INVITATION (FISIK)

Kebetulan, saya dan Abe suka banget sama hal yang vintage-vintage. Jadi desain undangan pun maunya temanya begitu. Googling lah, cari-cari vendor undangan yang bisa mewujudkan mimpi kami.  Kalau dibilang susah bgt nemu vendor yang nyediain undangan dengan tema vintage, terutama RUSTIC VINTAGE.

Beberapa kali ngobrol sama vendor undangan, mereka rata-rata bilang desain undangan saya ini ajaib karena jarang ada yang mau bikin undangan kaya gini. Pernikahan kami cuma ngundang 250 orang sajah, dikurangin temen-temen yang dikirimin undangan digital jadi sekiranya cuma butuh 200 undangan fisik. Pas ditanya harganya berapa undangan dengan model dan jumlah itu, mengejutkan.. ada yang kasih harga 13.000-17.000!! Ish, mahal kaliiiiii….Kebetulan budget kami gak segitu, alias minim banget untuk undangan.

Akhirnya diskusi lagi lebih jauh.. Jadi gimana? Mau tetep RUSTIC VINTAGE apa gak? Jawabannya IYA! Trus solusinya apa?

Kita buat undangannya sendiri yuk!

NEKAT? Iyes banget, kenapa? Karena saat itu di kantor jujur aja saya lagi benar-benar overload. Semenjak 3 bulan sebelum pernikahan, saya wara-wiri ke luar kota, lembur hampir setiap hari. Jadi waktu buat ngerjain wedprep ini ya cuma sabtu-minggu, atau sepulang kerja. Tapi gapapa lah, nekat aja, yang insyaAllah bisa kelar.

Alhamdulillahnya saya dikit-dikit bisa desain lah.. jadi semua detail undangan saya desain sendiri pake Photoshop, undangan bagian depan, bagian dalam (inti undangan) bahkan PETA lokasi pernikahan pun saya buat sendiri.. hahaha, maklum buat undangannya gak di percetakan yg bisa sekalian buatin peta lokasinya. Aaaak, hampir gila saya nyelesein undangan ini deh.

Alhamdulillahnya lagi, waktu itu punya calon suami yang care dan perhatian banget, kita berdua bagi tugas. Abe tugas nyari kertas, pita, dan percetakan yang sanggup nyetak di kertas ini. Sempet dapet kendala, karena harga renda itu bener-bener mahal, dan kalau dihitung-hitung malah jadi overbudget.

Akhirnya cerita sama Mama klo lagi kesulitan cari renda yg murah, Alhamdulillahnya lagi rejeki kami ternyata Mama saya di Cirebon punya 2 gulung renda warisan dari Nenek. Jadilah renda itu dikirim langsung dari Cirebon.

Ya Allah, bener-bener super ketolong banget, dan banyak keajaiban-keajaiban yg terjadi (wlpn sebenernya penuh drama amarah dan air mata). Hueehhh… Dan alhamdulillah, jadilah undangan RUSTIC VINTAGE pernikahan kami.

AbeBiu's wedding invitation

SUPER DUPER LOOOOVEEEEEEEE it! ♥♥♥♥

Our wedding invitation’s dream come true!

Mulai dari desain via photoshop, print prototype, bahkan sampei revisi berkali-kali soal font dan pemilihan gambar. Cari kertas, pita, renda, plastik, dan sticker tom jerry yg ukurannya gak biasa. Pake ada acara drama bareng orang percetakan lah. Ini dia 200 tumpuk undangan mentah dari percetakan.

Kertas undangan Abe Biu

Kebayang dong ada 200 lembar yang harus ditempelin renda? Saya mengerahkan resource yg bisa dimanfaatkan hahaha.. berkat 5 orang (Saya, abe, Kaka Saya, Yuli dan Dygta) alhamdulillah dalam beberapa jam, renda-renda sudah tertempel rapih di kertas undangan kami. Walaupun masih ada PR mitain dan mlastikin undangannya yg saya kerjakan setiap pulang kerja sampei jam 11 malam hihihi.. Tapi terbayar kook!! Senang-senang – senaaannnggg!

Kroyokan undangan AbeBiu

Yeay, undangannya jadi!

Buat yang mau nikah, dan pengen punya undangan kawinan RUSTIC VINTAGE kaya yang saya dan Abe buat, boleh kok kontak kami.. Place your order : mariana.doang@gmail.com

Strawberry Mangoo Smoothies

Sedih deh, ternyata mangga skrng udah gak musim lagi. Padahal mangga itu salah satu buah yg kalau di jus selalu enak dan menyegarkan.  Berkuranglah jenis varian jus yang bisa dibuat. Hiks. Waktu itu pagi-pagi iseng banget bermaksud buat bikin layering juice. Dan ini susah yaaahh.. nuangnya gak pake ilmu, jadilah berantakan gini hihiih..

Strawberry Mangoo Smoothies

Mangoo Strawberry Smoothies

Bahan :

  1. Mangga dan Strawberry masukan dalam freezer biar agak crunchy
  2. Yoguhrt Strawberry
  3. Susu kental manis

Cara membuat :

  • Jus mangga, bisa ditambahkan susu kental manis kalau emang dirasa kurang manis
  • tuang jus mangga ke dalam gelas
  • Jus strawberry dicampur dengan yoguhrt
  • tambahkan lagi jus strawberry ke dalam gelas. Untuk kali ini kudu ekstra hati-hati yaa..Biar gak berantakan.
  • Masukkan kulkas biar makin dingin, dan sajikan.

Menurut abe, dia suka banget jus yg dilayer gini ketimbang malemnya, saya buatin jus mangga stroberi yang keduanya dicampur. Hooho.. Keep juicy!

Chicken Cordon Bleu versi 2

Yes, akhirnya pegang sutil sama pegang wajan lagi. It’s kinda happiness.. I’ve told you before, “cooking” is one of my moodbooster. Turunan dari Mama yang suka masak kali yaah. Dulu sering diajak ke dapur buat bantuin Mama masak, dan skrng jadi malah betah banget di dapur. Nah kali ini buatin spesial untuk suami buat makan malam romantis ala Abe Biu. Dulu sih udah pernah post juga resep chicken cordon bleu, tp yang ini penyempurnaan resep sebelumnya. Dan emang yg ini lebih enak.. image Bahan :

  1. 2 buah dada ayam fillet
  2. 2 buah daging ham (bisa juga dipakai daging asap)
  3. Quick Melt
  4. Tepung roti
  5. 1 butir telur
  6. 1 sendok makan oregano
  7. Garam dan merica bubuk secukupnya
  8. Tusuk gigi

Cara membuat :

  1. Belah ayam fillet jadi berkantung.  Balurin sama garem dan merica bubuk di sekujur badan si ayam *halah* . Trus diamkan selama lebih dari 15 menit, biar meresap sih maksudnya.. Nah kalau mau lebih meresap dan cepet matang, si ayam bisa disayat2 dibagian dalam dan luar. Ini juga biar ayam cepet mateng.
  2. Goreng daging ham terlebih dahulu, agar sudah dalam posisi matang
  3. Potong keju Quick Melt sesuai selera
  4. Masukkan ham & quick mel ke dalam kantung ayam fillet lalu tusuk menggunakan tusuk gigi agar isi tidak keluar.
  5. Kocok telur
  6. Campurkan tepung panir  dan oregano agar aroma lebih lezat
  7. Masukkan ayam fillet ke dalam kocokan telur, kemudian gulingkan ke capuran tepung panir dan oregano.
  8. Goreng dengan minyak sedang, agar tepung panir tidak cepat gosong.
  9. Angkat ketika sudah kecoklatan. Dan potong ketika sudah agak dingin, agar keju tidak sudah kembali mengental

Yippieee… jadi deh si chicken cordon blue ini. Tambahin sama sosis goreng dan juga kentang goreng pastinya biar lengkap deh karbohidratnya. Dan senengnya, suami bilang ini enyaaakkk dan masakan terenak yang pernah saya buat hihih! Jadi makin semangat masak yg lain-lain  +10000